Pet Peeves

Minggu, 25 November 2018


Awalnya aku kira "Pet Peeves" artinya peliharaan yang disukai karena ada kata Pet. Menurut Urban Dictionary, 
Something that is maybe a bit annoying to most people but is very annoying or upsetting to a particular person. Related to word Peeve meaning an annoyance or grievance, a pet peeve is something that a person has adopted (like a pet) to be extra annoying or upsetting to them. Like a pet, they pay a lot attention to this peeve and may talk about it a lot and share funny pictures of it on the internet 
Pet Peeves ini ternyata merujuk pada hal yang mungkin bagi beberapa orang hanya sampai tingkat menyebalkan tapi bagi yang lainnya sampai tingkat sangat menyebalkan. Ada beberapa hal bagiku pribadi yang sangat menyebalkan untuk didengar atau dilakukan. Kalau sampai terjadi membuat auto-drop pada mood. Hal yang paling menyebalkan adalah saat seseorang mengatakan "When I was..." Seringkali orang-orang yang mengatakan "Saat dulu aku..." lupa bahwa orang yang ia ceritakan mungkin tak memiliki hal yang sama dengan yang ia alami. Contohnya, saat seseorang curhat padamu mengenai putus dengan pacarnya, adalah hal yang menyebalkan saat kamu justru menjawab dengan pengalamanmu dulu saat patah hati. Tidak ada rasa yang sama bagi orang lain, karena hati setiap orang beda. Contoh lain, saat seorang senior menceritakan pengalaman suksesnya berkali-kali pada seorang junior dengan tendensi menarik minat si junior. Rasanya hal tersebut sangat menyebalkan bagi junior yang awalnya mendambakan kesuksesan seperti si senior. Karena kesuksesan senior jadi ajang mencari perhatian junior.
Hal menyebalkan lainnya saat orang berkomentar mengenai hobimu jalan-jalan menghabiskan banyak uang. Menurutku banyak orang yang tidak mengerti perjuangan untuk membuat hobi itu hidup. Ada berapa waktu yang ia korbankan untuk kerja lembur agar bisa membeli tiket ke Turki. Ada berapa banyak rasa menahan membeli barang-barang yang ia sukai demi biaya mengurus visa. Semua yang ia lakukan agar mimpi dan hobinya aka kesenangannya terwujud. Jikalau ada orang yang berkomentar dengan mengatakan hanya membuang-buang uang dengan berjalan, bisa dibayangkan bagaimana rasa kecewanya atas segala usaha yang ia lakukan meskipun usaha tersebut bukan untuk mendapat sanjungan dari orang. Ada waktunya saat memahami hanya dapat dilakukan dengan diam.
Menerobos antrian adalah hal menyebalkan ketiga. Saat terburu-buru mau membayar di kasir hingga menyebabkan kamu menerobos antrian tanpa meminta ijin adalah bukan sebuah alasan. Atau kamu menerobos kakek-kakek di antrian busway karena ia berjalan lambat juga bukan sebuah alasan untuk being ignorant

Rasanya aku masih butuh memahami seseorang dengan bersikap terbuka namun bukan berarti menjadi lupa akan manner

1 komentar